You are here
Home > Posts tagged "Mataram"

“Kiblat” Galang Boelan Tidak Berubah

(GBP Mataram) Lalu Siful Bahri pentolan tokoh pemuda Organisasi Masyarakat di Mataram Galang Boelan Baru, kembali menegaskan komitmenya mewakili organisasi ternama tersebut. Bahwa Galang Boelan sedikitpun tidak pernah menggeser komitmenya dalam bersikap menghadapi kontestasi Pilkada Kota Mataram. "Seperti yang telah diikrarkan sejak Galang Boelan terbentuk puluhan tahun lalu, Galang Boelan sama sekali tidak bergeming dari 'kiblatnya', apalagi dalam urusan pilkada ini. Kami tetap HMR apapun yang terjadi!" tegas Lalu Saiful Bahri yang ditemui di Ampenan, Selasa 18 Agustus 2020. Menurutnya Galang Boelan sudah lama tidak lagi sibuk dengan penentuan arah dukungan atau soliditas internal organisasi dalam menentukan sikap. Ormas terbesar di Mataram itu kini telah sangat sibuk dengan agenda-agenda konsolidasi dengan masyarakat di seluruh wilayah Kota Mataram. "Saat-saat ini kami sedang sangat sibuk

Mengubah Citra Mataram Kota Tahi Kuda

Kota Mataram yang saat itu berjuluk “Kota Ibadah” begitu kontras dengan kondisi sarana umum yang nampak nakjis. Tahun 1990an, Kota Mataram punya julukan yang sangat memalukan: Mataram Kota Tahi Kuda! RAJA JALANAN di Mataram hingga 1990an bukan pengemudi kendaraan bermotor. Tapi jalan-jalan raya dikuasai para kusir cidomo (kendaraan tradisional yang dihela seekor kuda). Kendaraan ini sering melintas semaunya. Tak peduli traffick light, lampu merah ditabrak saja, sehingga menjadi biang kesemrawutan berlalu-lintas. Ketika polisi mencoba bertindak tegas, kusir-kusir dengan enteng menjawab, "Saya sudah coba menghentikan, Pak. Tapi kuda ini tak paham lampu merah." Inilah sejatinya debat kusir. Selain menjadi sumber masalah dalam berlalu-lintas, kotoran kuda terlihat di mana-mana. Jalan-jalan yang baru diaspal hotmix akan segera ternoda dan nampak jorok. Mas’ud, Walikota Mataram sebelum

Dukungan Itu Mengalir Datang, Kami Hanya Bisa Menerima Saja

(GBP - Mataram) Iklim politik jelang Pilkada Kota Mataram semakin terasa hangat. Banyak yang sudah tampak bergerak masif dengan jelas dan terang, mengumbar kehebatan diri atau kehebatan pihak yang didukungnya. Kehebatan yang diumbar dan menjadikan beberapa pihak tersebut, lantas menjadi layak memimpin Kota dengan ratusan ribu warga ini. Sesumbar dan kesombongan dengan berbalut kemasan kesopanan dan etika yang disajikan untuk masyarakat itu, dijajakan dengan segala cara tanpa pandang bulu. Dari mulai gambar dan slogan yang terpasang di jalur-jalur utama Kota Mataram, hingga ke dalam gang-gang sempit di perkampungan. “Banyak yang sekarang sudah tampil dengan mengumbar kehebatan masing-masing, atau di umbar dengan bantuan orang-orang yang mendukung. Tidak apa-apa, memang demokrasi sekarang wajahnya seperti itu,” ungkap komandan operasional Galang Boelan Baru H Masbuhin di Mataram. “Namun kami untuk mengusung pimpinan tertinggi kami H Mohan Roliskana memang

Tanpa Komando Detail, Kami Sudah Mengerti Tugas Kami

(GBP Mataram) – Tanpa perlu menunggu komando dan perintah detail tentang tugas dan fungsi yang harus dijalankan, dari pimpinan tertinggi Galang Boelan H Mohan Roliskana. Jajaran simpatisan yang tergabung dalam Galang Bolean Baru 2020 sudah langsung bergerak terjun ke tengah masyarakat. Meski dengan perlahan dan tidak dengan gerakan yang terkesan glamor, tujuan utama untuk mensosialisasikan visi misi H. Mohan Roliskana dalam memimpin Kota Mataram ke depan terus disuarakan langsung ke telinga masyarakat. Komandan Operasional Lapangan Galang Bolean Baru 2020 H Masbuhin menjelaskan, bahwa oragnisasi kemasyarakatan yang dikomandoinya tersebut bukan organisasi belia. Meski tidak dibentuk dalam kerangka organisasi yang formal, namun organisasi tersebut telah memiliki perangkat dan personil yang lengkap. “Semua pihak yang ada dalam jajaran inti Galang Bolean sudah mengerti dengan

KAMI PASTI KEMBALI ! ! !

dengan tegas telah di lafalkan oleh H Mohan Roliskana akan berikhtiar menuju MATARAM 1. Maka kami kembali Sepenuh Hati, Sepenuh Jiwa Raga Kami !!! Taman Baru, 11 Januari 2020

Top