You are here

Dukungan Itu Mengalir Datang, Kami Hanya Bisa Menerima Saja

(GBP – Mataram) Iklim politik jelang Pilkada Kota Mataram semakin terasa hangat. Banyak yang sudah tampak bergerak masif dengan jelas dan terang, mengumbar kehebatan diri atau kehebatan pihak yang didukungnya. Kehebatan yang diumbar dan menjadikan beberapa pihak tersebut, lantas menjadi layak memimpin Kota dengan ratusan ribu warga ini.

Sesumbar dan kesombongan dengan berbalut kemasan kesopanan dan etika yang disajikan untuk masyarakat itu, dijajakan dengan segala cara tanpa pandang bulu. Dari mulai gambar dan slogan yang terpasang di jalur-jalur utama Kota Mataram, hingga ke dalam gang-gang sempit di perkampungan.

“Banyak yang sekarang sudah tampil dengan mengumbar kehebatan masing-masing, atau di umbar dengan bantuan orang-orang yang mendukung. Tidak apa-apa, memang demokrasi sekarang wajahnya seperti itu,” ungkap komandan operasional Galang Boelan Baru H Masbuhin di Mataram.

“Namun kami untuk mengusung pimpinan tertinggi kami H Mohan Roliskana memang sengaja hadir tidak dengan cara seperti itu,” sambungnya.

“Kami lebih memilih mengumpulkan dulu keinginan dan masukan dari masyarakat banyak, yang memang sepenuh hati mendukung kami,” Jelas H Masbuhin.

Dikatakanya juga bahwa Ia secara pribadi saja telah banyak didatangi perwakilan masyarakat yang ingin menyampaikan langsung bentuk dukunganya kepada H Mohan. Dukungan yang menegaskan bahwa mereka sangat menginginkan agar Mohan segera mengekspose kesediaanya untuk maju dalam Pilkada 2020 ini.

“Banyak perwakilan masyarakat yang datang ke saya untuk bertanya apakah Bang Aji (sapaan akrab H Mohan Roliskana, red.) berkenan dan pasti akan maju dalam Pilkada tahun ini. Ya saya jawab sesuai dengan arahan Beliau saja, Bang Aji InsyaAllah pasti akan maju.” Ungkap H Bohin.

“Banyak juga yang datang dengan tampak sangat gelisah, mereka mengaku galau karena tidak melihat ada alat promosi dari Bang Aji yang berhamburan seperti orang-orang lain. Juga Bang Aji tidak terlihat bertamu kemana-mana dengan intensitas luar biasa seperti yang lain,” cerita H Bohin sambil sedikit tertawa renyah.

Disebutkanya bahwa memang H Mohan sampai saat ini belum mau melakukan itu, banyak pertimbangan yang menjadikanya masih berjalan natural saja, meski sudah memastikan diri akan ikut berkompetisi. Meski disebutkanya juga bahwa Mohan telah mendengar dan telah mengetahui kegelisahan yang dirasakan masyarakat Mataram tersebut.

“Ya,… sementara ini kami lebih banyak menerima kunjungan dan kedatangan perwakilan masyarakat di tempat kami,.. banyak sekali yang datang, setiap hari bisa 4 sampai 5 kelompok, dari pagi sampai malam. Kami jelaskan dan informasikan juga bahwa masyarakat Mataram tidak perlu gelisah,.. Bang Aji pasti maju kok,.. jangan Galau lah,..” Pungkas H Bohin. (red)

Leave a Reply

Top